KUPANG – Personel Intelmob Satuan Brimob Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) mengungkap dugaan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) subsidi di Kota Kupang dan mengamankan sekitar 770 liter BBM jenis Pertalite dan Solar.

Pengungkapan tersebut dilakukan pada Senin (11/5) di sebuah gudang di Jalan Samratulangi, kawasan Pulau Indah, Kota Kupang.

Komandan Satuan Brimob Polda NTT Kombes Pol Afrizal Asri mengatakan BBM subsidi itu dikemas menggunakan jerigen dan diduga akan disalurkan secara ilegal ke wilayah Kabupaten Kupang.

“Petugas mengamankan sekitar 770 liter BBM subsidi jenis Pertalite dan Solar yang dikemas menggunakan jerigen,” ujarnya di Kupang, Selasa (12/5).

Menurut Afrizal, pengungkapan kasus bermula dari pemantauan intensif personel Intelmob Satbrimob Polda NTT terhadap aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan praktik penimbunan BBM subsidi.

Dari hasil informasi awal, BBM tersebut diduga hendak didistribusikan ke wilayah Naikliu, Kabupaten Kupang, menggunakan kendaraan bus.

“Kami menindaklanjuti informasi tersebut dengan melakukan pemantauan secara intensif. Setelah data dinilai cukup, personel langsung bergerak dan mengamankan barang bukti,” katanya.

Ia menegaskan penindakan tersebut merupakan bagian dari pengawasan distribusi BBM subsidi agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak tertentu.

Menurutnya, praktik penimbunan maupun distribusi ilegal BBM subsidi dapat merugikan masyarakat yang berhak menerima bantuan energi dari pemerintah.

“BBM subsidi diperuntukkan bagi masyarakat. Setiap bentuk penimbunan maupun penyalahgunaan distribusi akan ditindak tegas sesuai ketentuan hukum,” tegasnya.

Usai pengamanan, personel Brimob berkoordinasi dengan Polresta Kupang Kota untuk menyerahkan barang bukti sekaligus melanjutkan proses penyelidikan dan pengembangan kasus guna mengungkap pihak yang bertanggung jawab.

Afrizal juga mengajak masyarakat ikut berperan aktif melaporkan dugaan penyalahgunaan distribusi BBM subsidi di wilayah masing-masing.

READ  Demo Mahasiswa di Kupang, Kapolresta Ingatkan Jaga Ketertiban

“Kami berharap masyarakat tidak ragu melapor jika menemukan dugaan penimbunan atau distribusi ilegal BBM subsidi. Sinergi masyarakat dan aparat sangat penting untuk menjaga distribusi energi tepat sasaran,” ujarnya. (ant/MK)

Editor: Agus S

Most Popular