KUPANG – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat sistem kesehatan daerah. Hal tersebut disampaikan oleh Emanuel Melkiades Laka Lena saat membuka Rapat Provincial Committee (PCC) Program KITA SEHAT Provinsi NTT Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Fernandes, Kantor Gubernur NTT, Selasa (14/4/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur Melki Laka Lena menegaskan bahwa keberhasilan Program KITA SEHAT sangat bergantung pada kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, mitra pembangunan hingga perwakilan internasional.

Menurutnya, kehadiran berbagai pihak dalam forum tersebut menjadi bukti komitmen bersama dalam membangun sistem kesehatan yang kuat dan berkelanjutan di NTT.

“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan Program KITA SEHAT. Dengan kerja sama yang baik, kita dapat memastikan penguatan sistem kesehatan daerah berjalan lebih terintegrasi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Program KITA SEHAT memiliki empat fokus utama, yakni penguatan layanan kesehatan primer, peningkatan gizi serta inklusi kelompok rentan, integrasi kesehatan manusia dan hewan guna mencegah penyebaran penyakit, serta penguatan keamanan kesehatan.

Pendekatan terpadu tersebut dinilai sangat penting, terutama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim serta munculnya berbagai potensi penyakit baru.

Gubernur juga menegaskan bahwa arah program tersebut sejalan dengan visi pembangunan Provinsi NTT untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan.

Karena itu, implementasi program diharapkan dapat langsung menyentuh masyarakat melalui penguatan layanan di tingkat akar rumput, seperti posyandu, intervensi gizi, serta percepatan penanganan stunting.

Selain itu, ia menekankan pentingnya tata kelola program yang jelas, pemanfaatan data yang akurat, serta koordinasi yang efektif antar seluruh pihak yang terlibat.

READ  Polisi Pantau Ketat Penolakan Kepala Sekolah di SMK Negeri 5 Kupang

“Program ini tidak boleh berhenti pada konsep. Harus hadir sebagai solusi nyata di lapangan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Melalui forum tersebut, diharapkan dapat lahir sejumlah kesepakatan konkret, mulai dari penetapan struktur kelembagaan, wilayah prioritas program, hingga langkah implementasi yang aplikatif di tingkat kabupaten dan kota.

Dengan semangat kolaborasi, Pemerintah Provinsi NTT optimistis Program KITA SEHAT dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan serta wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan.(Sys/ST)

Most Popular