KABUPATEN KUPANG – Pemerintah Kabupaten Kupang mencatat prestasi membanggakan di sektor kesehatan dengan meraih persentase capaian tertinggi pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga Mei 2026.
Kabupaten Kupang berhasil mencatat capaian sebesar 32,67 persen, jauh melampaui daerah lainnya di NTT, seperti Kabupaten Ende yang mencapai 19,66 persen dan Kabupaten Sumba Tengah sebesar 15,47 persen.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Kupang di bawah kepemimpinan Bupati Yosef Lede dan Wakil Bupati Aurum Titu Eki dalam menjalankan Program Cek Kesehatan Gratis yang merupakan bagian dari implementasi arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Keberhasilan Kabupaten Kupang tidak terlepas dari strategi pelayanan kesehatan yang mengedepankan pendekatan “jemput bola”. Tim kesehatan tidak hanya menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan, tetapi aktif mendatangi berbagai lokasi seperti rumah ibadah, sekolah, tempat kerja, pelabuhan, kawasan industri, hingga permukiman yang sulit dijangkau.
Pelayanan pemeriksaan kesehatan dilaksanakan di 26 Puskesmas beserta sejumlah titik layanan tambahan dengan total sasaran mencapai 384.324 penduduk.
Sejumlah Puskesmas bahkan berhasil melampaui target awal. Hingga 29 Juni 2026, Puskesmas Batakte mencatat capaian sebesar 55 persen, sementara Puskesmas Oesao mencapai 54 persen.
Program Cek Kesehatan Gratis tidak hanya bertujuan memberikan layanan pemeriksaan rutin, tetapi juga menjadi upaya deteksi dini berbagai penyakit yang berisiko tinggi seperti diabetes melitus, hipertensi, gangguan kesehatan ibu dan anak, hingga penyakit menular.
Melalui deteksi dini, masyarakat dapat memperoleh penanganan lebih cepat sehingga risiko komplikasi dapat ditekan sekaligus mengurangi beban biaya pengobatan di masa mendatang.
Kepala Puskesmas Batakte, Harlini Ludji, mengatakan pihaknya terus berupaya memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan tanpa terkecuali.
“Instruksi pimpinan sangat jelas, tidak ada satu pun warga yang tertinggal dari pelayanan kesehatan. Kami hadir di tengah masyarakat untuk memastikan setiap orang berhak mengetahui kondisi kesehatannya dan mendapatkan pertolongan yang layak,” ujarnya.
Keberhasilan Program Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Kupang juga didukung sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga pemerintah desa yang bersama-sama mengajak masyarakat memanfaatkan layanan tersebut.
Pemerintah Kabupaten Kupang menegaskan akan terus memperluas jangkauan pelayanan, meningkatkan kualitas pemeriksaan kesehatan, serta memastikan seluruh masyarakat memperoleh manfaat program secara merata sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera.(Sys/ST)

