KEFAMENANU – Pemerintah Daerah Kabupaten Timor Tengah Utara terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan, khususnya bagi tenaga pendidik di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Timor Tengah Utara, Beato Yosep Frent Omenu, saat diwawancarai melalui sambungan telepon pada Selasa (7/4/2026).

Menurutnya, berbagai langkah telah dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Timor Tengah Utara untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru. Upaya tersebut dilakukan melalui pemanfaatan anggaran dinas serta dukungan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Berbagai program peningkatan kapasitas guru terus kami lakukan dengan memanfaatkan anggaran yang tersedia, termasuk melalui dana BOS yang juga diarahkan untuk mendukung pengembangan kompetensi tenaga pendidik,” jelas Beato Yosep Frent Omenu.

Selain itu, pihaknya juga menjalin kemitraan dengan lembaga swadaya masyarakat dari Australia melalui program INOVASI Program atau Program Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia.

Kerja sama tersebut difokuskan pada pelaksanaan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan pelatihan peningkatan kapasitas guru yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun.

Menurutnya, selain dari program kemitraan tersebut, para guru juga mendapatkan pelatihan dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan serta Balai Guru dan Tenaga Kependidikan sebagai Unit Pelaksana Teknis yang memiliki peran dalam penguatan profesionalisme tenaga pendidik.

“Teman-teman guru juga mendapat pelatihan dari BPMP dan Balai Guru Tenaga Kependidikan. Jadi, untuk kesiapan guru saat ini sudah cukup mumpuni,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTU juga memberikan perhatian khusus pada peningkatan kemampuan literasi, terutama bagi para guru di tingkat Sekolah Dasar.

Program peningkatan literasi tersebut dijalankan melalui kerja sama dalam program INOVASI yang merupakan kemitraan antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia. Program ini direncanakan berlangsung hingga tahun 2028.

READ  Ngaku Perintah Taspen, Oknum Kepala Sekolah di TTS Diduga Rampas Uang Pensiun Janda Guru Rp26 Juta

Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah daerah berharap kualitas pendidikan di Kabupaten Timor Tengah Utara terus meningkat, sekaligus mampu melahirkan generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan.(Sys/ST).

Most Popular