KUPANG – Ibadah Pengutusan dan Perhadapan Pendeta di GMIT Jemaat Kefas Kampung Baru, Klasis Kota Kupang, Minggu (7/6/2026), menjadi momentum bagi Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, untuk menyerukan pentingnya kolaborasi antara gereja dan pemerintah dalam membangun generasi yang cerdas, berkarakter, dan berintegritas.
Wakil Gubernur Johni Asadoma hadir didampingi Ibu Vera Asadoma dalam ibadah yang berlangsung khidmat tersebut. Kegiatan itu menandai estafet pelayanan bagi para pendeta yang diutus ke tempat tugas baru sekaligus penyambutan pendeta yang akan melayani di GMIT Jemaat Kefas Kampung Baru.
Dalam prosesi tersebut, Pdt. Rachel Seran-Riwu Lobo, S.Si.-Teol. dan Pdt. Anthoneta Rahakbauw-Mapussa, S.Th. diutus untuk melayani di jemaat yang baru. Sementara Pdt. Lia Lobo, S.Th. dan Pdt. Helmi Tlonaen-Thaha, S.Si.-Teol. diperhadapkan untuk melayani di GMIT Jemaat Kefas Kampung Baru.
Dalam sambutannya, Johni Asadoma menyampaikan apresiasi kepada para pendeta atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam membimbing umat. Menurutnya, gereja memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga pada pembentukan karakter masyarakat.
“Pemerintah membangun kesejahteraan dari sisi sosial dan ekonomi, sementara gereja membangun karakter dan spiritual umat. Ketika keduanya berjalan bersama, pembangunan NTT akan semakin kuat dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Mengutip firman Tuhan dalam Yesaya 52:7, Wakil Gubernur mengajak seluruh jemaat untuk ikut berperan aktif mendukung berbagai program pembangunan daerah, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan, percepatan penurunan angka stunting, dan menyukseskan Gerakan Jam Belajar Masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk gereja, keluarga, dan lembaga pendidikan.
“Melalui kolaborasi yang kuat, kita dapat melahirkan generasi NTT yang cerdas, disiplin, berakhlak, dan berintegritas sebagai modal utama pembangunan daerah di masa depan,” katanya.
Suasana ibadah semakin hangat ketika Johni Asadoma menutup sambutannya dengan membawakan lagu pujian berjudul “Tuhan Selalu Menolongku”, yang disambut antusias oleh jemaat.
Di akhir acara, Wakil Gubernur menyampaikan ucapan selamat kepada para pendeta yang mendapat penugasan baru. Ia berharap para pelayan Tuhan dapat terus menjadi terang dan membawa perubahan positif bagi jemaat serta masyarakat luas.
“Selamat melayani di tempat tugas yang baru. Kiranya Tuhan senantiasa memberikan hikmat dan kekuatan dalam setiap pelayanan, sehingga bersama-sama kita dapat membangun Nusa Tenggara Timur yang maju, sejahtera, dan berintegritas,” tutup Johni Asadoma.(Sys/ST).
READ  Kasus Percabulan Anak di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan, Tersangka Resmi Ditahan

Most Popular